Khasiat Daun Kelor Untuk Pencegahan Dan Pengobatan Penyakit KANKER , TUMOR DAN DIABETES

- February 04, 2018
Anda pernah mendengar peribahasa 'dunia tak selebar daun kelor', hal itu karena daun kelor memiliki ukuran yang kecil. Walau kecil ukurannya, daun kelor memiliki banyak manfaat penting bagi kesehatan tubuh. Bahkan, para ilmuan menyebutnya sebagai pohon ajaib (Miracle Tree), karena banyaknya khasiat untuk kesehatan manusia.


Daun kelor berbentuk bulat lonjong, dan ukurannya yang kecil tersusun rapi pada sebuah tangkai, biasanya dimasak sebagai sayur untuk pengobatan dan pencegahan banyak penyakit.

Manfaat Daun Kelor untuk Kanker dan Tumor

Manfaat daun kelor untuk kanker ternyata memang sangat dikenal di masyarakat luas. Hal ini mencuat tentu saja karena banyaknya penilitian tengan khasiat luar biasa yang bisa kita dapat dari daun kelor ini. Penyakit yang berhubungan dengan kanker dan tumor memang perlu di basmi semaksimal mungkin. Maka dari itu, penelitian tentang daun kelor terus dikembangkan untuk mendapatkan hasil yang signifikan untuk membasmi tumor secara alami juga. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang pentingnya peran daun kelor untuk membasmi kanker dan tumor secara alami.

Manfaat daun kelor untuk kanker memang sangat banyak. Namun sebelum membahas lebih jauh, kita akan membahas tentang kanker itu sendiri. Kanker terjadi karena kesalahan proses dalam sel, penyakit yang ditandai dengan dengan kelainan pada siklus sel yang akan menimbulkan sel yang Tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel dengan tidak norma), menyerang jaringan biolagis tanpa terkendali, melakukan perpindahan (bermigrasi) ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah.

Karakter seperti itu adalah karakter ganas yang membedakan dengan tumor jinak. Seperti yang kita tahu bahwa kanker adalah pembentuk tumor, tetapi kenyataan yang ada di lapangan malah sebaliknya. Sesuatu yang tidak kita bisa prediksi ini memang harus segera ditanggulangi dengan saksama. Maka dari itu, mengonsumsi kelor setiap hari bagi anda penderita maupun bukan sangat dianjurkan.

Penyakit seperti kanker memang sangat berbahaya. Penyebab kematian paling mutlak adalah kanker. Selain mengonsumsi kelor, pencegahan kanker juga sangat di sarankan. Penyebab utama kanker sebenarnya gaya hidup dan lingkungan, maka dari itu biasanya kanker sering terjadi di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu yang menjadi faktor adalah merokok.

Merokok memang salah satu penyebab kanker yang terjadi dilangkungan kita. Ada dua jenis kanker, yaitu kanker ganas dan kanker jinak. Hanya kanker ganas yang bisa merusak jaringan sel dalam tubuh kita. Maka dari itu, kita membutuhkan banyak nutrisi dan vitamin untuk mencegah kerusakan jaringan secara besar-besaran, daun kelor adalah salah satu jawaban untuk itu semua. 


Peran kelor dalam mengobati kanker

Isotiochyanate benzil, adalah kandungan yang terdapat dalam daun kelor yang dapat mencegah pembentukan atau menghancurkan tumor dan kanker. Hasil penelitian dari banyak pakar mengatakan bahwa kandungan tersebut adalah kandungan anti-kanker dan chemoprotective.

Kandungan ini sangat berguna bagi mereka yang sedang mengalami kemoterapi, karena akan sangat mebantu sel-sel mereka agar lebih kuat dan membuat mereka bertahan dari efek panas kemoterapi. Banyaknya kandungan nutrisi dan vitamin yang terdapat dalam kelor memegang peran sangat besar dalam mengobati kanker secara sidnifikan. Memasukan kelor dalam agenda diet anda juga sangat baik untuk peran penanggulangan kanker dan tumor.

Kelor juga telah berabad-abad digunakan dalam tradisi pengobatan Ayurveda India. Kini orang Amerika yang hidup di dunia modern semakin percaya khasiat kelor, termasuk dapat menyembuhkan sakit kanker.

Selain berkhasiat antikanker, kelor memiliki kemampuan melindungi manusia dari serangan penyakit (hepatoprotektif), berciri hipoglikemik, antiperadangan, antibakteri, antijamur, antivirus, dan memiliki efek antisickling. Kelor dapat melindungi manusia dari penyakit Alzheimer, sakit maag, membantu menurunkan kadar kolesterol, dan meningkatkan penyembuhan luka.

Mengatasi diabetes

 
Tingginya kandungan mineral yaitu seng, membuat daun kelor memiliki sifat anti diabetes. Kandungan tersebut diperlukan untuk produksi insulin, demikian menurut peneliti dari University of Wiconsin LaCrosse....

...yang melaulan sebuah studi hewan di laboratorium, yang diterbitkan dalam edisi Juni 2012 dari “Journal of Diabetes”.

Daun kelor dapat mengurangi kadar gula dalam darah sehingga menjadi normal. Daun kelor dapat dijadikan sebagai insulin alami untuk mengatasi diabetes. Sehingga konsumsi sayur daun kelor bisa mencegah penyakit gula darah atau diabetes.

Menurut draxe.com, senyawa asam chlorogenic pada daun kelor terbukti membantu mengontrol kadar gula darah dan memungkinkan sel untuk mengambil atau melepaskan glukosa (gula) yang diperlukan. Selain asam chloregnic, senyawa isothiocyanate juga telah dikaitkan dengan perlindungan alami terhadap penyakit diabetes.

Sebuah studi yang dipublikasikan di International Journal of Food Science Technology, menemukan bahwa daun kelor memiliki efek positif pada kontrol glukosa darah dan insulin pada pasien diabetes.


 Mengatasi nyeri, letih, linu.

Daun kelor mengandung pterigospermin yang merangsang kulit sehingga dapat berfungsi sebagai param yang manghangatkan. Jika daun kelor dilumat dan dibalur akan mengurangi rasa nyeri karena bersifat analgesik.

Manfaat Bunga

Antimikroba, antibakteri, infeksi, flu, cacingan, sariawan, radang tenggorokan, antitumor, rematik, gangguan saraf, sumber nutrisi, dan tonik.

Manfaat Biji Kelor

Antimikroba, antibakteri, kutil, penyakit kulit ringan, penjernih air, antitumor, sariawan lambung, demam, rematik, antiinflamasi, menaikkan kekebalan tubuh, sumber nutrisi, dan tonik.

Kulit Batang Kelor

Mengatasi karang gigi, gangguan pencernaan, flu, sariawan, antitumor, rematik, detoksifikasi, penetralisir racun ular serta kalajengking, sumber nutrisi, alat kontrasepsi dan afrodisiak.

Manfaat Akar Kelor

Antimikroba, karang gigi, flu, demam, asma, penguat jantung, antiinflamasi, rematik, bengkak kaki (edema), epilepsi, sakit kepala, afrodisiak, menjaga kesehatan organ reproduksi, penyegar kulit, mengobati penyakit ginjal, dan pembesaran hati 



Kandungan Daun Kelor
Banyaknya Daun Kelor yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Kandungan Kelor yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 65 %

  • Jumlah Kandungan Lemak Daun Kelor = 1,7 gr
  • Jumlah Kandungan Karbohidrat Daun Kelor = 14,3 gr
  • Jumlah Kandungan Protein Daun Kelor = 6,7 gr
  • Jumlah Kandungan Fosfor Daun Kelor = 70 mg
  • Jumlah Kandungan Zat Besi Daun Kelor = 7 mg
  • Jumlah Kandungan Kalsium Daun Kelor = 440 mg
  • Jumlah Kandungan Energi Daun Kelor = 82 kkal
  • Jumlah Kandungan Vitamin B1 Daun Kelor = 0,21 mg
  • Jumlah Kandungan Vitamin C Daun Kelor = 220 mg
  • Jumlah Kandungan Vitamin A Daun Kelor = 11300 IU
Bagian daun, buah dan batangnya ternyata bisa digunakan sebagai bahan pengobatan. Berbagai riset membuktikan bahwa daun kelor efektif digunakan sebagai pengobatan penyakit berbagai masalah penyakit pencernaan, seperti luka lambung dan luka usus. Kandungan anti oksidan dalam daun kelor sangat tinggi sehingga bisa digunakan untuk meregenerasi sel-sel tubuh yang rusak.


EmoticonEmoticon

Note: Only a member of this blog may post a comment.

 

Start typing and press Enter to search