ITS Surabaya Dan Garansindo Akan Menjadi StartUp Industri Sepeda Motor Listrik Asli Karya Anak Bangsa

- February 04, 2018
Nama Gesits merupakan kependekan dari Garansindo Electrical Scooter ITS. Tetapi seperti namanya, diharapkan sepeda motor nasional tersebut dapat menjadi kendaraan yang lincah dan gesit membelah semua medan jalanan di Tanah Air.

Sedikit berbeda dari bocoran yang sempat beredar, tampilan final skutik Gesits terasa agresif berkat kombinasi warna hitam doff  dengan tebeng dan lampu utama berbentuk mirip kepala hiu. Aura kekar juga terpancar dari lekukan bodi serta ukuran kaki-kakinya. Sedangkan LED pada lampu sein menambah kesan futuristik.

Di sektor jantung mekanis, Gesits mengusung motor listrik yang diklaim bertenaga setara skutik bermesin bensin 110 cc. Mesin itu dikawinkan dengan baterai berkapasitas 1.980 Wh yang mampu dibawa menempuh jarak 100 km untuk sekali charge.
Menristek Dikti Muhammad Nasir dalam peluncuran Gesits di kampus ITS Surabaya, Jawa Timur, mengatakan sepeda motor ramah lingkungan itu harus bisa dijual ke masyarakat secepatnya.
Motor listrik kini tengah ngetren di seluruh dunia karena lebih ramah lingkungan. Tak terkecuali di Indonesia seperti yang dilakukan Garansindo dan Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) Surabaya lewat Gesits.

Gesits baru saja melakoni uji coba dengan rute Jakarta-Bali dan diklaim tidak mengalami kendala. Soal perizinan, motor listrik ini siap melenggang di jalanan Indonesia Januari 2017.

'Kami lagi inovasi soal motor listrik kami sudah uji tes Jakarta-Denpasar tanpa ada masalah Insya Allah izinnya keluar Desember masih menunggu dari Menhub ini Januari Insya Allah sertifikasinya jadi sudah bisa digunakan,' ujar Menristekdikti, M Nasir, di sela-sela acara Indonesia Industry Outlook 2017, di Ballroom Pacific Place, Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Nasir menambahkan, meski belum memiliki izin resmi, Gesits sudah diminati banyak pihak. Ia berharap motor listrik ini bisa menggantikan motor bermesin bensin.

'Harapannya motor listrik bisa mengganti bensin di Indonesia karena permintaannya tinggi sekali,' tutur Nasir



EmoticonEmoticon

Note: Only a member of this blog may post a comment.

 

Start typing and press Enter to search